Undang-Undang (UU) Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi

Undang-Undang (UU) Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi

UU ini mengatur mengenai 1. Ketentuan Umum, 2. Tugas, Wewenang, dan Kewajiban, 3. Tata Cara Pelaporan dan Penentuan Status Gratifikasi, 4. Tempat Kedudukan, Tanggung Jawab, dan Susunan Organisasi, 5. Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi, 6. Penyelidikan, Penyidikan, dan Penuntutan, 7. Pemeriksaan di Sidang Pengadilan, 8. Rehabilitasi dan Kompensasi, 9. Pembiayaan, 10. Ketentuan Pidana, 11. Ketentuan Peralihan, dan 12. Ketentuan Penutup.

FILE FILE PERATURAN

UU Nomor 30 Tahun 2002.pdf   

STATUS PERATURAN

Diubah dengan :

  1. UU No. 19 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi   ,
     
  2. UU No. 10 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 Tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Menjadi Undang-Undang   

Mencabut sebagian :

  1. UU No. 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi   
    Pasal 17 dinyatakan tidak berlaku                                                                                                                                   
  2. UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi   
    Pasal 17 dinyatakan tidak berlaku                                                                                                                                
  3. UU No. 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggara Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme   
    Setelah Komisi Pemberantasan Korupsi menjalankan tugas dan wewenangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 70, ketentuan mengenai Komisi Pemeriksa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 10 sampai dengan Pasal 19 dalam BAB VII Undang-Undang Nomor 28Tahun 1999 tentang Penyelenggara Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 75, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3851), dinyatakan tidak berlaku.

Bagikan ke: